Langsung ke konten utama

ASAL MUASAL

Keluarga adalah tempat yang paling indah dan nyaman dalam hati kita masing-masing dimana mereka rumah kita disaat kita terpuruk dan diucilkan diluar sana, jika kamu bertanya siapa superhero idolaku? aku menjawab orang tua, tidak ada pahlawan yang lebih hebat dari orang tua, mereka tidak punya tubuh baja, tapi mereka mempunyai hati sekuat baja, yang siap menerima pukulan bertubi-tubi demi kebahagiaan anaknya. Mereka tidak bisa terbang, tapi dengan segala tenaga yang tersisa, mereka bersedia menopang agar aku mampu terbang dan meraih mimpi. Jadi, berapa banyak kita benar-benar tau perjuangan orang tua untuk kita, apakah kita pernah duduk dan mendengar cerita mereka, ataukah kita terlalu sibuk dengan urusan-urusan kita sehingga tak sempat menggali lebih dalam sosok yang melindungi kita, apakah kita benar-benar menyayangi bahkan mengenali saja tidak.
                        Orang tua berdiri di paling depan dalam kepentingan anaknya, menjaga anak-anak mereka agar tidak merasakan penderitaan yang pernah mereka rasakan, tentu dengan cara mereka masing-masing, bukankah setiap keluarga itu ada perjalanannya masing-masing. Tidak ada keluarga yang sempuna di dunia ini. Kekurangan-kerungan yang ada pada keluargalah yang pada akhirnya membuat kita rindu untuk pulang, untuk kembali melengkapi  dan untuk kembali dilengkapi.
                        Ibu merupakan tempat cinta dan kasih bermuara, beliau adalah sesorang yang seringkali lupa mendoakan dirinya sendiri hanya karena terlalu sibuk mendoakan anaknya, karena beliaulah yang mampu hadir dimuka bumi karena kasih sayangnya, aku mampu mengerti apa arti perjuangan dan pengorbanannya, terimakasih ibu telah mendidik anakmu menjadi manusia yang berguna berkat ilmu dan didikan yang kamu berikan kepada kami.

                        Dalam hubungan jika kamu dan aku berniat untuk kea rah yang lebih serius, aku tak membenarkan rasanya kamu datang hanya melihat-lihat hidupku, tanpa betul-betul mengenal orang-orang hebat yang pertama kali mengajarkanku agar aku bisa menjadi diriku hari ini. Menerimaku, berarti juga menerima keluargaku dan kelak akan menjadi keluargamu. Oh dan mungkin ada baiknya kapan-kapan kamu juga mengajak memperkenalkan aku kepada orang tuamu, agar bisa kuucapkan terimakasih pada mereka karena menghadirkanmu ke muka bumi dan mendidikmu menjadi wanita yang berakhlak baik.

Komentar